5 Manfaat dan Kelebihan Sayuran Hidroponik Hasil Tanam Sendiri di Rumah

8 Jenis Tanaman Hidroponik yang Cepat Panen, Cocok untuk Pemula

Sayuran hidroponik memiliki manfaat yang diperlukan oleh tubuh serta mudah dibudidayakan di rumah sendiri. Sayuran memiliki nutrisi lebih tinggi sehingga cocok jika dimanfaatkan untuk diet. Sayuran hidroponik ditanam dengan bantuan air yang menjadi nutrisi penting bagi sayuran. 

Cara penanaman sayuran hidroponik memang berbeda dari sayuran biasanya yang langsung ditanam ditanah. Sayuran hidroponik memanfaatkan keterbatasan lahan di rumah tetapi tetap bisa menanam dan memanen sayuran sendiri sebagai salah satu bentuk mewujudkan ketahanan pangan dimulai dari keluarga sendiri.

Ada cukup banyak perlengkapan sayuran hidroponik dan bibit sayuran yang bisa didapatkan lewat marketplace favorit kamu. Keuntungannya, pembayaran bisa menggunakan kredit cepat sehingga lebih ringan secara finansial.

Nah, kira-kira apalagi manfaat dan kelebihan sayuran hidroponik. Berikut ini adalah ulasan ringkasnya; 

1. Dapat ditanam dimana saja 

Sayuran hidroponik tidak terpaku pada lahan karena dengan modal ember sekalipun, kamu sudah bisa menanam sayuran hidroponik seperti kangkung di dalam ember. Bahkan, kombinasi sayuran hidroponik pun bisa disandingkan dengan melakukan ternak ikan di bawahnya. 

Kondisi ini sangat menguntungkan bagi rumah yang tidak memiliki lahan atau halaman yang luas. Karena model penanaman sayuran hidroponik ini juga bisa menggunakan paralon yang disusun secara vertikal sehingga bisa lebih hemat lahan.

Beberapa orang bahkan bisa memanfaatkan teras di lantai dua rumahnya untuk melakukan budidaya tanaman hidroponik sehingga bisa dikatakan bahwa sayuran hidroponik ini dapat ditanam di mana saja.

2. Sayuran Hidroponik Bebas Pestisida

Untuk lingkup skala kecil sayuran hidroponik umumnya dimanfaatkan untuk konsumsi terbatas. Namun demikian, ada juga beberapa petani sayuran hidroponik yang mulai memanfaatkan cara tanam berbasis air ini. 

Praktis sayuran hidroponik lebih bebas pestisida dibandingkan dengan sayuran biasanya yang ditanam di tanah. Namun demikian, sayuran hidroponik tetap saja punya risiko seperti kondisi jamur, air yang tidak bersirkulasi dengan baik, serta kualitas air yang akan mempengaruhi pertumbuhan sayuran hidroponik. 

Nutrisi serta PH air kini bisa dikontrol dengan mudah seiring dengan perkembangan teknologi dalam budidaya sayuran hidroponik. 

Malahan, kini di Singapura ada kebun sayuran hidroponik di dalam ruangan. Sinar matahari digantikan dengan lampu yang tingkat kecerahannya bisa diatur sehingga bisa disetting sesuai dengan kebutuhan sayuran, tidak terlalu banyak terpapar sinar juga tidak terlalu sedikit. Dengan begitu, sayuran hidroponik bisa tumbuh secara maksimal.  

3. Sayuran Hidroponik Bisa Memanfaatkan IoT

Perkembangan internet membuka jalan untuk mengembangkan budidaya sayuran hidroponik berbasis teknologi. Automasi bisa diterapkan dalam pertanian masa kini. Tidak perlu pusing lagi kapan harus mengatur jadwal penyiraman hingga mengontrol suhu dan kadar ph dalam air.

Semua hal tersebut bisa diatur dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan internet. Sehingga pemeliharaan serta pengawasan jadi lebih mudah dan bisa diawasi dari jarak jauh sekalipun. Inilah yang saat ini mulai dikembangkan di negara-negara maju seperti Singapura dan Amerika Serikat. 

4. Sayuran Hidroponik Punya Nilai Jual Tinggi

Masyarakat umum sudah memiliki pemahaman bahwa sayuran hidroponik biasanya lebih segar, sehat dan bebas pestisida. Asumsi masyarakat inilah yang akhirnya membentuk nilai serta meningkatkan daya jual sayuran hidroponik. 

Bagi kalangan tertentu khususnya kalangan menengah ke atas yang lebih aware dengan makanan sehat, akan memilih sayuran hidroponik yang lebih bebas pestisida. Sehingga target pasar sayuran hidroponik ini sudah terbentuk seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang kelebihan dan manfaat sayuran hidroponik itu sendiri. 

5. Cara Budidaya Mudah serta Menguntungkan

Cara budidaya sayuran hidroponik ini tergolong cukup mudah dan bisa dilakukan oleh orang awam sekalupun. Malahan sudah cukup banyak konten-konten tentang budidaya sayuran hidroponik di YouTube.

Untuk paket instalasi sayuran hidroponik bisa bikin sendiri atau beli langsung lewat marketplace. Harganya tergantung dengan ukuran serta jumlah lubang instalasi sayuran hidroponik itu sendiri. Untuk instalasi sayuran hidroponik dijual mulai dari harga Rp500.000 hingga jutaan rupiah.

Kamu bisa membelinya langsung lewat marketplace dengan memanfaatkan kredit cepat dari Kredivo. Jika kamu membeli paket instalasi seharga Rp500 ribu, kamu bisa memilih tenor 3 bulan saja tanpa perlu bayar bunga. 

Karena Kredivo memiliki fitur cicilan tanpa bunga dengan tenor 3 bulan. Kamu hanya perlu bayar biaya adminnya saja sebesar 3% atau setara dengan Rp15.000 saja untuk instalasi hidroponik seharga Rp500 ribu. Sangat terjangkau sekali bukan?