KUPAS TUNTAS TERKAIT PASAR BEBAS

Pasar Bebas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaat

Istilah pasar bebas tentunya sudah tak asing lagi untuk di dengar dalam dunia perdagangan. Hanya saja, bagi orang yang masih awam istilah pasar bebas dapat menjadi suatu hal yang membingungkan dan tentu akan banyak pertanyaan yang bermunculan. Seperti apa yang dimaksud dengan pasar bebas dan lain-lain. Untuk membahas dan memahami hal tersebut simak ulasan berikut.

Pada dasarnya, pasar bebas ialah suatu keadaan ekonomi yang mengedepankan produksi serta penjualan barang atau jasa tanpa adanya campur tagan dari pihak pemerintah. Artinya, segala bentuk kebijakan yang berlaku tidak dibuat atas patokan, campur tangan, ataupun paksaan dari pihak lain atau pemerintah. Pasar bebas ini di advokasi oleh pengusul ekonomi liberalisme.

Pasar bebas memiliki tujuan di antaranya:

  • Meningkatkan pendapatan negara. Dengan diberlakukannya sistem ekonomi pasar bebas, maka memungkinkan hasil produksi dari dalam negeri untuk diekspor ke banyak negara lain, yang artinya pasar produksi dalam negeri bisa jauh lebih luas, dan tentunya pendapatan negara semakin meningkat.
  • Meningkatkan perekonomian negara. Tingkat produktivitas akan meningkat seiring dengan jumlah konsumen yang juga meningkat dan juga kualitas produk yang kita sediakan juga akan meningkat untuk bersaing dengan pasar internasional.
  • Memperluas pasar. Memperluas konsumen di negara lain, bahkan mungkin lebih laku di negara lain. Hal ini membantu produsen untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dan keuntungan yang lebih besar pula.
  • Memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain memudahkan ekspor, sistem ini juga memudahkan proses impor suatu produk. Karena setiap negara termasuk negara kita belum tentu mampu memproduksi sendiri produk kebutuhan di dalam negeri, baik dari tidak adanya sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya. 
  • Menciptakan transfer of technology. Maksud dari menciptakan Transfer of Technology adalah sebagai negara yang berkembang, negara kita cenderung tertinggal di bidang teknologi, sehingga dengan sistem pasar bebas menciptakan Transfer of Technology dari negara maju ke negara berkembang yang belum memiliki atau belum mampu menciptakan teknologi tersebut.

Diciptakannya sebuah sistem atau gagasan tentunya diterapkan karena memiliki banyak manfaat yang didapatkan, dan manfaat yang diharapkan tersebut dapat tercapai jika tujuannya juga tercapai. Nah berikut beberapa fungsi dari pasar bebas:

  • Memberikan dan melatih masyarakat melakukan kebebasan dalam kegiatan ekonomi.
  • Membuat para pemilik bisnis untuk termotivasi mengembangkan bisnis atau usaha mereka. 
  • Memberikan Informasi yang tepat mengenai jumlah permintaan barang maupun jasa, serta harganya.
  • Membuat penggunaan atau konsumsi dan aspek produksi suatu produk menjadi lebih efisien.
  • Mendorong pemilik bisnis untuk senantiasa meng-update keahlian atau skill-nya menjadi lebih modern.

Selain manfaat, suatu sistem yang diterapkan juga tentunya akan memiliki dampak entah itu dampak yang menguntungkan ataupun merugikan. Berikut beberapa dampak yang disebabkan oleh adanya pasar bebas.

Dampak positif:

  • Memperluas pasar atau jangkauan produk barang maupun jasa.
  • Berkurangnya atau bahkan tidak ada gangguan atau hambatan perdagangan.
  • Meningkatnya ekspor berbanding lurus dengan pendapatan negara yang juga meningkat.
  • Memperluas peluang investasi bagi investor dalam negeri untuk berinvestasi di luar negeri maupun sebaliknya. 
  • Meningkatnya kualitas dan kreativitas produk atau jasa untuk mampu bersaing di pasar internasional yang pastinya lebih ketat.
  • Meningkatkan lapangan pekerjaan berbanding lurus dengan keterampilan, kompetensi atau skill pekerja profesionalnya.

Dampak Negatif :

  • Kecenderungan masyarakat dalam lebih memilih produk impor yang lebih murah dan berkualitas dibandingkan produk dalam negeri, sehingga produk dalam negeri menjadi kalah bersaing.
  • Selain produk dalam bentuk barang, maraknya pekerja asing atau SDM asing yang bersaing dengan pekerja dalam negeri, memungkinkan meningkatnya angka pengangguran dalam negeri.
  • Pemanfaatan secara berlebihan atau eksploitasi sumber daya alam di dalam negeri, peningkatan jumlah produksi juga memungkinkan pihak produsen melakukan produksi massal dan menghasilkan banyak limbah yang akan mempengaruhi lingkungan.
  • Mudahnya produk dari luar negeri masuk dapat memicu konsumerisme.
  • Bergantung dengan negara maju.