Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Biduran

Kehadiran buah hati adalah suatu hal yang dinanti-nantikan seseorang. Hal ini benar adanya, terlebih untuk mereka pasangan muda yang baru saja melangsungkan pernikahan. Memiliki buah hati adalah suatu anugerah dan tidak semua orang bisa mendapatkannya dengan mudah. Oleh sebab itu lah kebanyakan orang tua akan mencurahkan kasih sayang sepenuhnya terhadap buah hati. Waktu dan uang adalah salah satu bentuk cinta kasih orang tua terhadap anak.

Kesehatan adalah salah satu hal yang tidak akan luput dari perhatian orang tua. Melihat anak tersiksa karena suatu penyakit adalah hal yang tidak diinginkan oleh orang tua manapun. Namun sayangnya anak – terutama mereka yang masih bayi sangatlah rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering menyerang anak adalah biduran. apa sih sebenarnya yang menyebabkan biduran pada anak? lalu bagaimana cara mengatasi biduran pada anak yang tepat? Nah daripada tambah penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini?

Biduran Pada Anak? Kok Bisa?

Seperti yang kita bahas sebelumnya, anak sangatlah rentan terhadap berbagai jenis penyakit – termasuk penyakit kulit yang satu ini. Biduran pada anak ditandai dengan munculnya area bengkak di kulit dan disertai rasa gatal yang luar biasa. Daerah yang bengkak ini akan berbentuk seperti ruam, lebih tepatnya bewarna kemerahan dengan berbagai ukuran. Biduran antara satu anak dengan anak lainnya bisa berbeda, misalnya saja seberapa lama biduran itu  bertahan. Ada anak yang mengalami biduran hanya dalam hitungan jam, ada juga yang mengalami biduran hingga beberapa minggu. Tahukah kalian jika biduran pada anak ini terdiri dari dua jenis? Nah berikut adalah penjelasannya:

Jenis Biduran Pada Anak

  • Biduran Akut

Biduran akut adalah jenis biduran pada anak yang paling sering terjadi. Kabar baiknya, jenis biduran ini tidak terlalu parah dan bisa hilang dengan sendirinya. Biduran akut bisa dipicu oleh beberapa hal, misalnya saja karena flu, alergi terhadap obat-obatan ataupun makanan, gigitan serangga, berolahraga secara  berlebihan, ataupun perubahan suhu yang terlalu mendadak.

  • Biduran Kronis

Berbeda dengan jenis biduran pada anak sebelumnya, jenis biduran ini biasanya berlangsung hingga dalam hitungan minggu – bahkan bisa menahun. Pencetus biduran kronis tentu saja lebih kompleks daripada biduran akut, contohnya saja karena infeksi kronis ataupun penyakit auto-imun. Kabar  baiknya, jenis biduran yang satu ini lebih jarang terjadi pada anak. dengan kata lain, kemungkinan kita melihat anak mengalami biduran dalam jangka waktu yang lama pun lebih kecil.

Ciri Biduran Pada Anak

Kabar baiknya, untuk mengenali biduran pada anak pun tidak anak tidak terlalu sulit. Gejala biduran pada anak mudah dikenali dan kita bisa seger menanganinya apabila sudah timbul beberapa ciri ini. Berikut adalah ciri biduran pada anak yang harus kalian ketahui:

  • Timbulnya bentol kemerahan pada kulit anak. Bentol ini akan memudar bila ditekan dan akan terasa gatal;
  •  Biduran yang timbul biasanya mengelompok alias jaraknya berdekatan;
  • Biduran timbul karena adanya faktor pencetus, misalnya karena alergi tertentu.

Penyebab Timbulnya Biduran Pada Anak

Biduran adalah penyakit kulit yang bisa menyerang siapa saja. Namun biduran lebih rentan untuk menyerang anak ataupun mereka yang berada pada usia 30 hingga 60 tahun. Lalu sebenarnya apa  sih yang memicu timbulnya biduran? Berikut adalah beberapa faktor pemicu timbulnya biduran yang bisa kita hindari di kemudian hari:

  • Paparan dengan udara panas ataupun dingin dalam kategori yang ekstrim;
  • Adanya kontak tertentu dengan pemicu alergi;
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu namun tidak cocok dengan kondisi anak;;
  • Anak mengalami infeksi tertentu, contohnya saja mengalami influenza

Cara Menangani Biduran Pada Anak

Nah bagaimana? Pastinya sekarang sudah lebih paham kan apa saja sebenarnya pemicu dari biduran pada anak? Lalu bagaimana cara kita mengatasi penyakit kulit yang satu ini? Kabar baiknya, untuk mengatasi biduran pada anak tidaklah sesulit yang kita kira lho! Bahkan kita bisa memanfaatkan berbagai bahan alami yang ada di sekitar kita yang berarti juga menghemat biaya. Nah berikut adalah beberapa cara mengatasi biduran pada anak yang bisa dilakukan:

  • Memandikan anak

Hal pertama yang bisa kita lakukan untuk mengatasi biduran pada anak adalah dengan memandikan anak. Sebaiknya kita memandikan anak dengan air dingin agar bentol dan gatal bisa lebih rileks dan cepat hilang. Bisa juga kita mengompres daerah yang gatal dengan air dingin.

  • Memakaikan pakaian yang nyaman untuk anak

Biduran pada anak akan sulit sembuh apabila kita mengenakan pakaian yang ketat pada mereka. Hal ini disebabkkan karena kurangnya ruang bernafas pada kulit anak. sebaiknya kita mengenakan pakaian yang cukup longgar pada anak ketika biduran menyerang.

  • Memberi obat gatal

Cara yang satu ini adalah cara ampuh selanjutnya untuk mengatasi biduran pada anak. kita pun harus memperhatikan kandungan obat gatal tersebut mengingat kulit anak yang masih super sensitif. Sebaiknya kita memilih bedak gatal yang mengandung Calamine.

  • Konsultasikan dengan dokter

Cara terakhir yang bisa kita lakukan untuk mengatasi biduran pada anak adalah dengan membawanya ke dokter. Cara ini sebaiknya dilakukan apabila biduran tidak kunjung sembuh dan sudah mencapai hitungan minggu. Bisa juga kita membawa anak ketika mereka mengalami gejala gangguan pernafasan seperti sesa nafas, lidah membengkak, ataupun pingsan. Sebaiknya kita juga segera membawa anak setelah kita memberikan anti-histamin oral.

Jangan Panik Ketika Anak Mengalami Biduran

Nah bagaimana? Pastinya sekarang sudah lebih paham kan mengenai biduran pada anak? intinya adalah kita tidak perlu panik ketika timbul beberapa tanda biduran dan segera melakukan penanganan agar biduran tidak semakin parah. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian ya!